Di tepi kerinduan, 14 November 2011
Dalam ambang batas yang kutempuh dalam semalam, kau datang kembali dalam senyuman dalam pigura yang tak mampu kucapai. Hanya mampu kubayangkan. Kamu, setua kenangan kota Leiden yang tetap mempesona dan sekaliber tentara bayaran untuk menyandera perhatianku tertuju padamu. Di manik mata aku pernah memandangmu lalu tersenyum kecil di sudut bibir.